Strategi Jualan “Gratis Ongkir”

Ketika kita berbelanja secara online, pasti tergiur dengan yang namanya “free ongkir” atau gratis ongkir. Strategi promo ini memang banyak digunakan para penjual online, untuk menarik calon customer. Ongkos kirim adalah sebuah harga yang harus dibayar, ketika proses pengiriman barang menggunakan jasa seperti Ninja Xpress Indonesia. Lantas strategi apa yang harus dilakukan, agar dapat mengaplikasikan gratis ongkir pada toko anda ?

Tips Strategi Menjual Secara Gratis Ongkir

1. Naikkan Harga Barang

Mengapa begitu banyak toko online yang dengan yakin, menerapkan gratis pengiriman pada seluruh barang jualannya ? Tentu saja pelaku usaha sudah mensiasatinya dari awal, yaitu dengan cara menaikkan harga barang asli terlebih dahulu. Kenaikan ini disesuaikan dengan harga setiap barang, sehingga harga yang dinaikkan pun masih masuk akal.

Pelaku usaha akan melakukan sebuah cross check mengenai harga setiap barang yang dijual kompetitor, hal ini lah yang membuat setiap barang memiliki kenaikan yang berbeda beda. Ada beberapa barang yang harga jualnya dinaikan cukup banyak, namun ada pula barang yang tidak di naikkan sama sekali. Produk yang dinaikan tersebut dapat mencover barang yang tidak dinaikkan harganya, sehingga pelaku usaha tetap mendapatkan untung.

2. Pintar Dalam Mempromosikan

Ada banyak cara untuk mempromosikan melalui berbagai platform media melalui internet, hanya dengan menyertakan kata “Free ongkir” saja sudah dapat menarik minat customer. Namun tentu pelaku usaha tidak ingin mengambil resiko, jika nyatanya customer tidak berada di lingkup bebas biaya pengiriman yang telah ditentukan.

Pelaku usaha dapat menuliskan promosi “Free Onkir Se- JABODETABEK”, namun pada target audience kecualikan atau exclude lokasi di luar batas bebas pengiriman tersebut. Dengan begitu, pelaku usaha tidak pelu menerima complain yang mempermasalahkan promosi bebas pengiriman tersebut.

Begitu juga untuk masalah harga, apabila barang telah dinaikkan sekitar Rp 10.000 maka buatlah iklan yang target locationnya berkisar Rp 10.000/kg. Apabila kenaikan barang tersebut hingga mencapai Rp 30 ribu, maka ubah target pasarnya pada location 30 ribu/kg. Pelaku usaha dapat terus menerapkan cara ini, seiring dengan besarnya kenaikan harga barang.

3. Gunakan Market Place

Saat ini memang banyak jasa pengiriman barang yang menawarkan harga murah, seperti Ninja Xpress Indonesia. Namun bagaimana jika lokasi tempat pengiriman tersebut memiliki harga yang mahal ? Ketika pelaku usaha telah menerapkan free ongkir serta menaikan harga barang namun harga pengiriman mampu mengurangi keuntungan pelaku usaha, sudah pasti menjadi masalah.

Untuk mensiasati masalah tersebut, pelaku usaha dapat menggunakan market place. Dengan menggunakan market place, beberapa diantaranya telah menerapkan subsidi ongkir dengan nominal tertentu. Dengan bantuan market place, maka pengiriman barang yang membutuhkan ongkos pengiriman dapat menjadi lebih terbantu.

4. Gunakan Minimal Order

Apabila barang yang dijual merupakan barang satuan serta tidak memungkinkan pelaku usaha untuk menaikkan harga dengan lonjakan yang cukup tinggi, maka pelaku usaha dapat menggunakan strategi yang satu ini. Strategi ini adalah sebuah penetapan minimal order, agar pelanggan bisa menikmati promo gratis ongkir.

Pada toko online, anda bisa menyertakan peraturan seperti beli 5 gratis ongkir. Selain dapat menarik minat para customer, dengan cara ini pun dapat memberikan potensi pelanggan membeli barang dalam jumlah yang banyak. Selain cara tersebut, pelaku usaha juga dapat menuliskan promosi seperti “gratis ongkir untuk belanja minimal Rp 100.000”.

Dalam promosi secara online, tentu kita telah mengenal dengan yang namanya ongkir atau ongkos kirim. Apabila sebuah pelaku usaha atau toko online menerapkan gratis ongkir, pasti dapat dengan mudah menarik minat para pelanggan. Meskipun terdengar sederhana, namun ada beberapa hal yang harus dilakukan pelaku usaha agar tetap mencapai keuntungan.