Pengertian Asuransi dan Tujuan Asuransi

pengertian asuransi

Kata asuransi adalah berasal dari Bahasa Inggris, yakni “Insurance” yang mempunyai arti pertanggungan. Asuransi adalah suatu bentuk pengendalian resiko yang dimana satu pihak bisa mengalihkan resiko yang terjadi kepada pihak lain, dalam hal ini adalah peprusahaan asuransi.

Sehingga ada beberapa pihak yang mengatakan asuransi adalah sebuah perjanjian antara nasabah dengan perusahaan asuransi, dimana pihak asuransi bersedia untuk mengganti rugi yang mungkin sedang dialami oleh si nasabah.

Supaya nasabah mendapatkan jaminan asuransi dari pihak asuransi, maka nasabah wajib untuk membayar premi kepada pihak nasabah dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan. Nah, berikut ini adalah beberapa ahli yang ikut berpendapat mengenai pengertian asuransi.

Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa ahli yang ikut berpendapat mengenai pengertian asuransi menurut para ahli, antara lain.

1. Subekti

Menurutnya asuransi adalah sebuah perjanjian yang bisa dikatakan perjanjian untung – untungan dikarenakan perjanjian ini didasarkan atas kejadian yang belum tentu terjadi di masa depan, dimana kejadian akan menentukan untung ruginya salah satu pihak yang terkait.

2. Abbas Salim

Sedangkan menurut Abbas Salim, asuransi adalah suatu kemauan yang menetapkan kerugian kecil atau sedikit yang sudah pasti digunakan sebagai pengganti kerugian besar yang belum tentu terjadi di masa yang akan datang.

Tujuan Asuransi

Tujuan utama asuransi adalah untuk menjamin pengganti kerugian atas resiko yang mungkin terjadi pada masa depan. Berikut ini adalah beberapa tujuan lain dari asuransi, antara lain.

• Mengalihkan sejumlah resiko dari nasabah kepada pihak yang menyediakan asuransi.
• Untuk memperkecil potensi kerugian yang lebih besar jika mengeluarkan biaya sendiri saat terjadinya resiko.
• Sebagai jaminan bagi suatu pihak untuk mendapatkan perlindungan dari segala kerugian dimasa depan.
• Sebagai dasar pihak bank dalam memberikan kredit kepada usaha atau perusahaan.
• Khusus untuk asuransi jiwa tertentu, asuransi bisa dijadikan tabungan karena sebagian biaya premi akan dikembalikan kepada nasabah.
• Guna menutup loss of earning power seseorang atau suatu badan usaha.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai asuransi. Semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan tugas, jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.

www.pintarnesia.com