Cara Menghaluskan Sabut Kelapa dan Kelebihannya!

cara menghaluskan sabut kelapa



Pada artikel ini, akan dibahas mengenai cara menghaluskan sabut kelapa supaya bisa diolah menjadi produk yang baru. Tetapi sebelum memasuki cara menghaluskan sabut kelapa, akan dibahas mengenai apa itu sabut kelapa dan produk apa saja yang bisa dihasilkan dari sabut kelapa?

Sabut kelapa termasuk salah satu komponen buah kelapa yang apabila diolah dan diurai bisa menjadi produk yang dibutuhkan bagi pasar domestik dan bahkan menjadi produk bernilai ekspor tinggi. Serat sabut kelapa (cocofiber), dan serbuk sabut kelapa (cocopeat) adalah dua produk turunan dari sabut kelapa yang melalui beberapa penelitian.

Produk tersebut bisa diolah menjadi material pendukung interior dan furniture, antara lain isi kasur (matrass) dan sofa bed serta papan partikel sejenis MDF, yaitu Coconut Fiber Board (CFB). Dengan demikian, maka limbah sabut kelapa akan menjadi lebih bernilai ekonomis yang tentunya sangat berdampak positif pada masyarakat yang tinggal disekitar lokasi pekebunan pohon kelapa.

Cara Menghaluskan Sabut Kelapa

Bahan :

  • Siapkan sabut kelapa (sediakan sesuai dengan kebutuhan anda)
  • Mesin pengayak
  • Mesin press

Langkah Kerja :

  1. Hal pertama yang harus anda lakukan yaitu mengurangi kandungan air yang terkandung pada sabut kelapa. Jemur sabut kelapa di bawah sinar matahari langsung. Persentase dibawah 15%, untuk mencapai dibawah 15% biasanya akan membutuhkan waktu kurang lebih satu hari penuh. Untuk memastikan kadar airnya cukup mudah yaitu dengan menggunakan uji daya kadar air, jika membuat cocopeat seberat 5 kg maka setelah dijemur beratnya biasanya mencapai 1/2 kg.
  2. Langkah selanjutnya yaitu anda tinggal mengayak bubuk sabut kelapa. Hasil saringan sabut kelapa disebut dust. Serbuk yang sudah diayak harus tetap dipisah dengan sabut kelapa yang besar dan kasar.
  3. Yang akan digunakan untuk membuat Cocopeat yaitu dust yang Anda pisahkan sebelumnya. Jadi sabut kelapa kasar biasanya akan digunakan untuk bahan bakar batu bata atau kerajinan tangan. Jadi jika anda ingin membuat bentuk dan ukuran bisa menggunakan bantuan mesin press, bentuknya bisa bermacam-macam, bisa persegi atau lingkaran bulat tergantung keinginan anda.

Jika anda ingin membuat cocopeat sebagai sumber penghasilan, anda bisa mengemasnya semenarik mungkin. Target pasarnya umunya berasal dari petani yang membudidayakan tanaman hidroponik atau hias. Untuk aplikasinya, anda bisa menambahkan air ke cocopeat tetapi juga harus menambahkan beberapa nutrisi lainnya. Mengingat cocopeat ini sangat rendah, tidak ada unsur hara pada lapisan seratnya, Anda harus menambahkannya secara manual.

Kelebihan Cocopeat untuk Tanaman

Sebagai media tanam organik, Cocopeat memiliki beberapa keunggulan dibandingkan media tanam organik yang lainnya. Keunggulan Cocopeat antara lain:

1. Teksturnya Mirip dengan Tanah

Bentuk dan tekstur tema tanah Cocopeat dan butiran halusnya akan memungkinkan tanaman beradaptasi dengan baik seperti jika ditanam di dalam tanah.

Perbedaan antara cocopeat dan media tanam tanah yaitu terletak pada kandungan nutrisinya dimana cocopeat tidak mengandung nutrisi seperti tanah. Oleh karena itu untuk menumbuhkan tanaman dengan Cocopeat, tanaman tidak hanya disiram dengan udara tetapi juga harus menambahkan larutan nutrisi.

2.  Cocopeat dapat Menyerap Air dengan Baik

Cocopeat termasuk media tanam yang memiliki daya serap air yang tinggi dan bisa menyimpan lebih banyak udara yang tersimpan di dalam tanah.

Media Tanam ini akan menyimpan dan menahan udara 10 kali lebih baik dari pada tanah dan ini sangat baik tentunya untuk tanaman yang tumbuh dengan sistem hidroponik. Karena bisa menjaga udara dengan baik, akar tanaman tidak akan mudah kering dan terhidrasi dengan baik.

3. Ramah Lingkungan

Karena terbuat dari bahan organik, cocopeat sangat ramah lingkungan dan bisa terurai dengan baik di dalam tanah bila tidak digunakan.

Selain itu, Cocopeat juga bisa didaur ulang kembali menjadi media tanam baru, tentunya dengan beberapa proses tertentu.

4. Lebih Tahan Lama

Beberapa jenis hama seperti hama tanah tidak suka berada di cocopeat dan hal tersebut tentunya bisa lebih melindungi tanaman dan melindunginya dari hama.

5. Lebih Mudah Bagi Pemula

Menanam tanaman dengan Cocopeat ternyata sangat dianjurkan bagi mereka yang baru mulai belajar bagaimana menanam tanaman secara hidroponik. Cocopeat sangat mudah digunakan saat pertama kali anda menanamnya karena bentuk dan teksturnya yang seperti tanah.

Selain cocopeat dan cocofiber, ada juga cocomesh yaitu jaring sabut kelapa yang merupakan produk dari sabut kelapa. Anda bisa mempelajarai cara membuat cocomesh dan setelah itu bisa jual cocomesh. Selain itu cocomesh juga bisa bernilai jual tinggi apabila anda bisa jual cocomesh dengan strategi yang baik.

Nah itu tadi beberapa tips tentang cara menghaluskan sabut kelapa sendiri di rumah. Semoga tips tersebut bisa bermanfaat dan menginspirasi anda semua untuk tetap semangat berkebun!