Fungsi Manajemen Pendidikan Islam

Sama seperti manajemen pendidikan yang memiliki kegunaan dalam pelaksanaannya, MPI juga punya. Fungsi selanjutnya terdiri berasal dari empat bagian yakni kegunaan perencanaan, kegunaan pengorganisasian, kegunaan pengarahan, dan kegunaan pengawasan.

  1. Fungsi Perencanaan (Planning)
    Dalam hal apa pun perencanaan merupakan kunci utama untuk pilih beberapa langkah yang bakal diambil alih tidak kecuali manajemen pendidikan islam. Tanpa perencanaan yang matang kegiatan lainnya tidaklah bakal berlangsung dengan baik apalagi barangkali bakal gagal.
  2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
    Pengorganisasian merupakan fase ke-2 setelah perencanaan. Pengorganisasian ini bakal memudahkan pekerjaan dikarenakan pekerjaan selanjutnya terlaksanan dalam sebuah proses yang efektif dan sederhana. Selain itu dengan kerjasama beraneka pihak, semua yang terlibat bakal makin terlatih.
  3. Fungsi Pengarahan (Directing)
    fungsi pengarahan dalam manajemen pendidikan Islam merupakan proses pembimbingan dengan memakai prinsip-prinsip religius kepada kawan kerja. Sehingga orang selanjutnya berkenan laksanakan tugasnya dengan sungguh- sungguh dan bersemangat disertai keikhlasan yang amat mendalam.
  4. Fungsi Pengawasan (Controling)
    Menurut Ramayulis (2008:274) pengawasan dalam pendidikan Islam membawa karakteristik seperti berikut: pengawasan bersifat material dan spiritual, monitoring bukan hanya manajer, namun juga Allah SWT. Selain itu metode yang digunakan merupakan metode yang manusiawi yang menghargai martabat manusia.

Sehingga dengan karakterisrik selanjutnya mampu kami pahami bahwa pelaksana beraneka perencaan yang sudah disepakati bakal bertanggung jawab kepada manajernya dan juga Allah sebagai pengawas yang Maha Mengetahui.