Konsultan ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu)

ISO 9001:2015 – International Organization For Standardization (IOS) adalah badan Standarisasi Internasional yang menangani masalah standarisasi untuk barang, jasa dan sistem (termasuk Sistem Manajemen Mutu). Merupakan federasi badan-badan standarisasi nasional dari seluruh dunia (>150 Negara). Didirikan Tahun 1947 berkedudukan di Geneva, Swiss, bertujuan untuk mempromosikan pengembangan standarisasi dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan serta menambah kerjasama dibidang intelektual, IPTEK dan Kegiatan Ekonomi. ISO dipungut dari kata Yunani ISOS yang dengan kata lain sama atau setara.

Pengembangan Sistem Manajemen Mutu

• Sistem Manajemen Mutu ini telah diciptakan dan diputuskan melalui konsesus dari komite dan subkomite yang telah diputuskan oleh ISO.

• ISO Technical Comitee 176 bertanggung jawab dalam membuat, mengembangkan dan merubah standar untuk Manjemen Mutu dan Jaminan Mutu

• Standar ISO 9001:2015 didesain agar sesuai dalam penerapannya dengan standar Sistem Manajemen lainnya.( Manajemen Lingkungan ISO 14001 & Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001:2018) dll.

Mengapa memilih Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

• Standar yang mempunyai sifat umum dan bisa diterapkan diberbagai jenis industri dan organisasi

• Telah diadopsi oleh lebih dari 130 negara & Sertifikasi SMM ISO 9001:2015 sudah ada di 150 negara tergolong di Indonesia

Apa Pentingnya Penerapan Sistem Manajemen Mutu ?

Standar ini bertujuan untuk :

1. Menyatakan kecocokan Sistem Manajemen Organisasi terhadap standar Sistem Manajemen yang relevan (ISO 9001:2015) & ruang lingkup penerapannya;

2. Merupakan sarana konfirmasi yang tepat bahwa sistem telah dilakukan secara efektif dan sudah dipelihara secara baik;

3. Untuk memberikan kepercayaan untuk pelanggan bahwa produk/jasa yang telah diserahkan menurut persyaratan yang sudah terkendali;

4. Menghemat ongkos Audit Suplier (pihak pelanggan tidak perlu mengecek sendiri manajemen bobot pemasoknya).

https://jengsusan.com/sertifikat-iso/

Jasa Konsultasi ISO 9001:2015 penerapan dan pendapatan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu. Adapun tahapan – tahapan penerapan konsultasi ISO 9001:2015 tersebut adalah sebagai berikut:

Tahapan Kegiatan Jasa Konsultasi

1. Diagnostic Audit & Gap Analysis: Pelaksanaan mapping process, risk identification / business impact analysis & organizational context merangkum permasalahan internal & external.

2. Klarifikasi Hasil Gap Analysis (Hasil diagnostic audit) dan Pembentukan Tim Internal Sistem Developmen di Perusahaan

3. Awareness Training ISO 9001:2015, Training & Workshop Risk Based Thinking ISO 9001:2015 (refer to ISO 31000 Risk Management Guidelines)

4. Pelatihan dan Penyusunan Registrasi Risk Based Thinking

5. Pengembangan Sistem & Penyusunan Documented Information (SOP) (refer to ISO 9001:2015)

6. Klarifikasi Penerapan SOP / Revisi & Penyempurnaan (Management System Implementation)

7. Coaching and Mentoring Management System Implementation

8. Training Internal Audit ISO 9001:2015 For Quality Management System based on ISO 19011 Auditing Management System Guideline

9. Pendampingan Audit Internal dan Arahan guna pelaksanaan Management Review.

10. Pendampingan Proses Sertifikasi/ Assessment oleh Badan Sertifikasi

11. Perbaikan Hasil Audit Sertifikasi

Hasil Pencapaian Program Konsultasi

1. Program Konsultasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 akan dikembangkan menurut pembentukan mindset & behavior berbasis pengelolaan risiko atau dinamakan Risk Based Thinking di semua lini organisasi sehingga tercipta sebuah habit preventive action for improvement;

2. Kegiatan Implementasi dilaksanakan berdasar “participative approach”, yaitu penyelenggara sistem akan dilibatkan secara aktif, dalam perencanaan dan pengembangan sistem kerjanya dengan pertolongan konsultan. Peran Konsultan adalah memfasilitasi kegiatan-kegiatan implementasi, untuk meyakinkan efektifitas dan efisiensinya. Teknik “Ice Breaking” bakal menjadi formulasi tersendiri dalam menjebol kebekuan atau “resistance” yang terdapat di internal perusahaan;

3. Konsultan berpesan sebagai “Change agent” sesuai arahan atau kebijakan-kebijakan eksklusif dari Manajemen Puncak.

4. Implementasi Sistem Manajemen Mutu membutuhkan komitmen Manajemen Puncak, karena itu sokongan dan keterlibatan aktif Manajemen Puncak terhadap program ini paling memperlancar dan mempercepat proses evolusi yang diharapkan

Benefit Mengikuti Program Konsultasi

1. Konsultan terjun langsung setiap hari kerja dan terjun langsung ke dalam kegiatan perusahaan supaya memahami semua proses & kegiatan sehingga dapat menilai prioritas perbaikan yang diperlukan perusahaan

2. Konsultan ikut serta menemani penerapan manajemen sistem dan menyerahkan arahan jika terdapat pembiasan atau kekeliruan

3. Konsultan mengerjakan pengukuran efektivitas penerapan dan mengajar personil perusahaan supaya mampu mengevaluasi sistem management yang sudah berjalan

4. Konsultan menolong tindakan perbaikan yang diperlukan dari hasil pengukuran dan penilaian sehingga terbentuk road map improvement yang berkelanjutan.

Sumber https://garudacitizen.com/sertifikat-iso/