Mengasah Kualitas Hewan Ternak

Lomba ternak yang diadakan Pemda Bandung Barat di Ngamprah begitu meriah. Jumlah peserta meraih 100 orang menunjukan kemampuan hewan masing-masing. ”Tujuan kontes sendiri untuk memotivasi warga didalam berbudidayakan ternak.

Karena ternak unggulan punyai nilai ekonomi yang memadai tinggiSelain itu, kontes ini termasuk ikut menjaring bibit unggul dan perbaikan genetik. Dalam kontes tersebut, bagi juara tingkat kabupaten dapat menjadi wakil Bandung Barat menuju kontes tingkat Jawa Barat mendatang.

Di tempat yang sama, Ketua Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) KBB Muhammad Zaini Dahan, menjelaskan anggota kurang lebih 1200 peternak. Populasi kambing/domba paling hanya 30-40 ribu. Jumlah selanjutnya yang dinaungi oleh HPDKI.

”Untuk jumlah selanjutnya memang masih kurang. Sehingga, obyek keliru satunya agar petani dapat tingkatkan kualitas dan harga. Kami dambakan tingkatkan kualitas domba masing-masing,” ucap pria bersama panggilan Haji Alen itu.

Menurut dia, domba sayur dan Domba Dorper terampil punyai kualitas yang berbeda. Berat berasal dari domba sayur hanya berkisar 40 kilogram. Sementara berat berasal dari domba terampil meraih 100 kilogram. Jika domba yang tidak meraih kualitas domba tangkas, nantinya dapat dijadikan domba sayur bersama berat yang melebihi domba sayur.

Dia menambahkan, bibit di Bandung Barat banyak. Tetapi masih berkiblat ke Garut dan Kabupaten Bandung. Padahal, lahan di Bandung masih banyak. Sehingga, Bandung Barat punyai potensi untuk mengembangkan domba tangkas.

”Dari lomba tersebut, harapan ke depan, kita dambakan taraf ekonomi para peternak meningkat,” ucapnya.

Kontes ternak sendiri telah diadakan sebanyak lima kali selama 1,5 tahun. Dari total 1200 domba yang menjadi domba terampil hanya berkisar 500 ekor yang sukses dijual. Paling banyak terdapat di kecamatan ngamprah.

Lebih lanjut dia mengatakan, populasi ternak domba di Bandung Barat sampai Desember 2014 meraih 443 ribu ekor. Untuk sapi perah meraih 34,776 ekor dan sapi potong 60.350 ekor.