Menghemat Air Bersih Saat Musim Kemarau

Baru-baru ini, terjadi kekeringan di hampir seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat. Menurut Badan Pengelola Lingkungan Hidup, daerah terparah yang megalami kekeringan yakni Kota Bandung, Cirebon, dan Karawang. Penyebabnya antara lain kerusakan alam di daerah resapan air.

Untuk menghindar kekurangan air makin parah, pemakaiannya harus disiasati bersama dengan baik dan juga menggunkan Water Meter 2 Inch. Berikut sebagian langkah untuk mengurangi pemakaian, dan limbah air:

Gunakan pancuran beraliran rendah

Banyak orang salah paham bahwa pancuran bersama dengan aliran rendah disebabkan tekanan air yang buruk. Sebenarnya, pancuran irit air ini justru memakai udara untuk menambahkan pengalaman mandi yang serupa bersama dengan pancuran biasa.

Jadi tidak harus khawatir, pancuran aliran rendah tidak cuma menghemat duwit namun terhitung mengurangi penggunaan air.

Matikan keran

Mematikan air kala menggosok gigi barangkali tampak sepele. Tetapi, apakah Anda paham bahwa melakukan ini dapat menghemat sampai 25 galon air per bulan? Selain itu, keran yang bocor dapat mengikis air secara sia-sia sampai 350 galon per tahun.

Gunakan air kembali

Saat membasuh buah dan sayuran, memakai air di didalam panci atau baskom. Dengan begitu, air terkumpul yang digunakan untuk membilas, dapat bersama dengan enteng digunakan ulang untuk menyiram tanaman.

Gunakan “point of use” pemanas air

Pemanas kecil ini menambahkan air panas langsung tanpa harus mengikis air sambil menunggunya hangat. Sementara keinginan air panas cukup besar, pemanas air ini terhitung kecil dan tidak membutuhkan ruang yang besar untuk penyimpanannya.

Gunakan mesin dan selang bertekanan untuk membasuh mobil

Singkirkan selang taman lama Anda dan memakai mesin dan selang bertekanan (pressure washer) untuk membasuh mobil sampai bersih. Mesin ini tidak cuma menghemat sampai 80 persen penggunaan air, namun terhitung menghemat banyak waktu.