Pakan Ikan Gurame

Pada artikel ini akan menjelaskan pakan ikan gurameh , dan juga tips cara memberi pakan ikan gurameh dengan berbagai triknya, mari kita simak artikel dibawah ini.

Pakan Gurame:

a. Fase larva: Cacing sutera, rotifer, infusaria

b. Beberapa hari: Larva insekta, krustasea, zooplankton

c. Beberapa bulan: Tumbuhan air lunak, dedaunan Makanan tambahan dapat berupa dedak, ampas tahu, bungkil kedelai, dan lain-lain.

Pakan Ikan Gurameh Dari Tumbuhan

– Bekatul (dedak halus dan kasar)

– Ampas tahu, ampas kedelai, dan ampas kelapa

– Daun pepaya, daun singkong, daun sente, dan daun lamtoro.

– Tebok pisang (cincang) dan daun pisang

– Azolla micropylla dan rumput kering (fermentasi).

Pakan Ikan Gurameh Dari Hewan

– Ikan teri, ikan busuk, dan juga ikan lainnya.

– Bekicot, keong, dan juga siput.

– Limbah ikan, limbah udang, dan juga limbah industri basah

– Cacing tanah, belalang, dan juga hewan kecil lainnya.

Cara Membuat Pakan Ikan Gurame

– Persiapkan wadah atau tempat untuk membuat pakan ikan dengan ukuran sedang atau lainnya.

– Lakukan penghalusan jenis pakan yang sulit diurai atau difermentasi dengan bantuan alat mesin penghalus dan juga pisau atau parang yang tajam.

– Setelah itu, lakukan pencampuran bahan pakan ikan gurami hingga tercampur dan merata.

– Lakukan pengeringan jika bahan pakan basah hingga 2—3 hari dengan cahaya matahari berturut-turut.

– Setelah mengering, lakukan pencampuran dengan air dan larutan nutrisi berupa dedak jadi dan juga larutan fermentasi lainnya.

– Setelah itu, lakukan pengendapan di suatu tempat dengan suhu ruangan yang sangat optimal. Hal ini bertujuan mempercepat pembuatan pakan ikan gurami.

– Diamkan beberapa hari sehingga siap untuk dikonsumsi oleh ikan gurami.


Cara Budidaya Gurame

1. Seleksi Indukan    

Gurame yang siap dipijah berumur kurang lebih 3-7 tahun. Ciri-ciri gurame betina: di dahi tidak terdapat tonjolan, warna tubuh lebih terang, perutnya bulat, badannya relatif panjang sehingga memperlambat gerakan.

Ciri-ciri gurame jantan: Mempunyai tonjolan di dahi, warna tubuh lebih gelap dan pucat, perut berada di dekat anus, dan gerakannya lebih lincah.     Ciri indukan yang siap dipijah:

perutnya membesar ke arah belakang, anus tampak berwarna putih kemerahan, dan perutnya terasa lebih lembek ketika diraba.


2. Persiapan Kolam Pemijahan    

a. Pembersihan dan pengeringan dasar kolam

b. Pengisian air kolam

c. Pemasangan sarang dan menyediakan bahan pembuatan sarang

3. Proses Pemijahan    

a. Tempatkan induk gurame ke kolam pemijahan

b. Perbandingan gurame jantan:gurame betina sebesar 1:3

c. Induk jantan akan membuat sarang selama kurang lebih 15 hari

d. Induk jantan mengajak induk betina melakukan pemijahan

e. Setelah selesai pemijahan, induk betina akan menutup lubang sarang dengan ijuk/rumput 

f. Induk betina mengipaskan siripnya ke arah sarang untuk meningkatkan kadar oksigen untuk menetaskan telur

g. Induk jantan membuat sarang lain dan melakukan pemijahan dengan induk betina lain

4. Penanganan Telur    

a. Ambil sarang telur lalu masukkan ke ember berisi air

b. Bersihkan sisa-sisa telur dengan serok/scoopnet

c. Pisahkan telur dengan sarang lalu masukkan ke ember yang berbeda

d. Cuci telur dengan bersih dan gunakan supleme cair orgnaik utnuk mencegah hama dan penyakit

e. Masukkan telur ke bak penetasan yang telah dipasangi seresi dan hitter

5. Pemeliharaan dan Penetasan Telur    

Telur akan menetas pada hari ke2-3 setelah pemijahan. Usahakan bak penetasan terisi dengan air bersih dengan suhu 27-28 derajat celcius. Biarkan benih di bak penetasan selama 10 hari, di hari ke-11 pindahkan ke bak pendederan pertama.

6. Persiapan Bak Pendederan    

Buat bak sebesar 2,5m x 4,5m. Isi dengan daphia(pakan alami gurame). Bak sebesar itu dapat menampung 2000 ekor benih ikan.

7. Pendederan    

Diamkan benih selama 14 hari di bak pendederan lalu baru dipindahkan ke kolam utama.

baca juga artikel mengenai Cara Menyimpan Sayur Di Kulkas Dengan Wadah

8. Pemindahan Gurame ke Kolam    

Pemindahan ikan dari bak pendederan sebaiknya dilakukan pada pagi hari pukul 07.00-09.00 untuk menghindari stress pada ikan.

a. Keluarkan air dari bak pendederan sedikit demi sedikit 

b. Tangkap ikan dengan scoopnet secara perlahan dan hati-hati

c. Simpan benih dalam wadah lalu pindahkan ke kolam.

Syarat lokasi pembudidayaan:

1. Suhu air 24-30 derajat celcius

2. Airnya bersih dan jernih

3. Tingkat keasaman air pada pH 7-8

4. Kandungan oksigen terlaarut dalam air minimal 2mg/liter

5. Lokasi berada pada 50-400 mdpl 

Ikan Gurame Sebagai Ikan Konsumsi

Ikan konsumsi adalah jenis ikan yang biasa dikonsumsi sebagai pangan oleh manusia. Ikan gurame terkenal karena memiliki daging yang tebal, padat, lembut, dan gurih. Durinya besar-besar, rasanya enak. Gurame juga mudah untuk dikelola menjadi berbagai macam olahan seperti gurame goreng kering, gurame bakar, gurame asam manis, gurame cabe ijo, gurame saus mangga, dan lain-lain.

Habitat  Ikan Gurame

Ikan gurame termasuk jenis ikan air tawar, yang berarti ikan gurame banyak ditemukan di rawa, situ, danau, waduk, dan lain-lain. Gurame juga suka perairan yang tenang.

Gurame dapat bertahan di kondisi air yang jelek karena gurame dilengkapi oleh alat pernapasan tambahan yaitu labirin. Gurame cocok dipelihara pada ketinggian tempat sampai 400 mdpl dengan suhu air 24-30 derajat celcius.

Itu dia pakan ikan gurameh yang bisa kalian coba buat dirumah. Bahan – bahan yang sederhana dan juga langkah – langkah yang mudah, pasti kalian juga bisa mencobanya sendiri dirumah tanpa repot.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua terutama bagi kalian yang sedang mencari pakan ikan gurameh, dan kalian sudah tahu sekarang silahkan mencobanya.

Jangan lupa share artikel ini ke teman – teman, sahabat atau saudara ya, agar semakin banyak orang – orang yang mahir dengan pakan ikan gurameh yang baik untuk dikonsumsi diatas. Terima kasih sudah berkunjung dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya dan cara yang menarik lainnya…!!